A. LAPORAN UTAMA
• Di laporan utama ini, LA AOBE akan mengupas tentang pilkada Gresik. Sejauh mana proses pilkada ini mampu menjadi ajang demokratisasi lokal. Tentu kita berharap pilkada berjalan dengan demokratis, jujur, adil dan tanpa ada kekerasan antarpendukung di akar rumput. Untuk mendukung pemberitaan ini perlu melakukan wawancara dengan lembaga penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain itu, juga perlu komentar dari berbagai sumber seperti LSM-LSM terkait, dan pengamat (akademisi). Akademisi ini bisa dari ilmuan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas-universitas lain yang bisa diminta kometarnya. (Catatan: ini bisa menjadi satu atau dua judul)
• Penting juga mengupas tentang Gresik secara umum. Misalnya tentang sejarah. Ada gak catatan sejarah yang bisa menunjukkan kepada public kenapa bernama Gresik? Sejak kapan Gresik menjadi daerah mendiri (tahun kelahirannya)? Siapa bupati pertama Gresik? Kupas pula tentang Anggaran Belanja Daerah (ABD) dan Anggaran Pendapatan belanja Daerah (APBD). Apa pula sumber utama penyumbang APBD Gresik? (Ini bisa jadi satu judul.
• Harapan masyarakat terhadap cabup jika terpilih menjadi bupati, kususnya bagi kemajuan Gresik dan juga Bawean. Ini bisa minta komentar beragam tokoh, mulai mahasiswa, aktivis, LSM, cendikiawan, masyarakat, Ormas (NU, Muhammadiyah), dan sebagainya. (Ini bisa jadi satu judul).
• Jika memungkinkan wawancara dengan bupati Gresik, keberhasilan-keberhasilan apa yang telah dicapai selama dua periode menjabat (sepuluh tahun jadi bupati). Dan apa pula program-program yang dicanangkan namun belum sempat terealisasi. Apa harapan beliau kepada cabup jika terpilih menjadi bupati menggantikan dirinya? Tanyakan pula kenapa selama menjadi bupati tidak ada perubahan signifikan di Bawean? Apakah selama menjabat punya konsep untuk membangun Bawean? Tanyakan pula tentang regulasi masalah transportasi laut, PLN dan jalan lingkar Bawean. (Ini bisa jadi satu judul).
• Wawancara khusus terhadap cabup-cabup yang akan maju dalam pilkada. Kupas secara tuntas visi dan misi serta profil masing-masing cabup, mulai karier pendidikan, hobi dan kesukaan, jabatan yang pernah diduduki, dan juga motto. Apa yang mendasari atau memotifasi mereka ikut mencalonkan diri menjadi cabup? Partai-partai mana yang sudah menyatakan mendukung? Yakin mereka bisa menang dan bagaimana bisa memenangkan pilkada itu? Sumber pendanaan? Program-program seperti apa yang akan dilakukan jika terpilih? Kupas juga tentang misi dan visi mereka bagi Bawean, apa yang akan dilakukan untuk Bawean jika terpilih, bagaimana mereka menyelesaikan persoalan kapal, PLN, jalan lingkar, dan juga proses pembangunan di Bawean, yang penting lagi adalah apa tanggapan mereka jika Bawean jadi Kota Madya, dan lain sebagainya. (Ini bisa dimasukkan dalam rubric “Wawancara Khusus”).
B. LAPORAN KHUSUS
• Bawean Kota Madya
1. Pandangan tokoh tentang usulan Bawean sebagai kota madya?
2. Pandangan LSM serta masyarakat?
3. Kemungkinan (peluang) Bawean jadi kota madya?
4. Syarat administratif serta perangkat yang harus dipenuhi?
5. Kesiapan SDM dan SDA?
C. SUBJEK WAWANCARA
• Wawancara Laporan Utama
1. Bupati Gresik
2. KPU
3. 3 DPR Bawean
4. Surur, Zurkani (LSM)
5. Akademisi
6. Mahasiswa
7. Masyarakat
• Wawancara Laporan Khusus (Bawean Kota Madya)
1. Fauzi Rouf
2. Syarifuddin
3. DPR Bawean
4. BDC, BPG
5. Zamaahsyari A. Ramzah
6. Mahasiswa
7. Msayarakat Bawean
• Wawancara eksklusif (profil)
1. Bambang (PDIP)
2. Sambari (Golkar)
3. Khuluq (PKB)
4. Wahyudin
• Sosok
1. Zulfan
• Bisnis dan Usaha
1. Imam Bukhori
Tidak ada komentar:
Posting Komentar